Yang namanya Kesetiaan dan Pengkhianatan bagaikan dua sisi mata uang. Dari jaman dulu sampai sekarang, dua kata berlawanan ini gak pernah terpisahkan.Apalagi berkaitan dengan pekerjaan, jabatan, kedudukan.. jarak antara kesetiaan dan pengkhianatan memang gak ada duanya. Arti kesetiaan biasanya diuji dengan cara yang gak gampang, berdampingan sama persaudaraan, perjuangan, dan pengorbanan.. yang diadu dengan batu ujian bernama pengkhianatan.
Begitulah cerita film ’14 Blades’ ini, menceritakan tentang kesetiaan dan pengkhianatan dengan setting kerajaan China Kuno dengan latar belakang Dinasti Ming. Dalam masa kejayaan Dinasti Ming yang berdiri 600 tahun yang lalu, Dinasti Ming telah mengawali membentuk apa yang dikenal sekarang sebagai badan intelejen.. sesuatu yang dijaman itu bisa dibilang gak lazim. Para pengawal pribadi sang kaisar ini pun direkrut dan dilatih dengan cara yang gak lazim juga. Hasilnya satu tim jadi senjata yang paling ditakuti, paling ampuh, paling mahir, paling top yaitu Penjaga Kekaisaran. Mereka adalah Jin Yi Wei, Qinglong dan Xuan Wu. Karena kekaisaran udah dilindungi oleh para penjaga istimewa kayak gini, gak ada lagi yang bisa merebut kekuasaan, kecuali lewat politik adu domba.
Nah, disinilah drama bermula. Para penjaga kekaisaran yang diposisikan berada di atas hukum, gak tersentuh siapapun, dan punya lisensi untuk membunuh.. akhirnya harus menilik kembali arti kesetiaan kepada kekaisaran. Salah seorang dari mereka pun ingin menegakkan kejayaan hakiki seorang manusia, yaitu martabatnya. Sebuah film remake berjudul ‘Police Pool of Blood’ (1984). 20 menit pertama film ini langsung merumit ceritanya, dan kita bakal lari tergopoh-gopoh ngikutin alur ceritanya. Para pendekar dengan 14 pedang-nya jadi sentral cerita film ini. Filmnya juga amat menegangkan, pertarungan dengan senjata, fitnah-fitnah, dan kekuatan adu skill pake pedang dipertontonkan. Buat kamu yang suka baca komik.. pasti bakalan suka nonton film ’14 Blades’ ini.
* Genre: action, director: Daniel Lee.