LIVE STREAMING

NOW PLAYING:
INDIKA SORE

NEWS


Peta Indonesia Baru vs Lama

 

18 July 2017

 Baru-baru ini kita dihebohkan dengan berita pergantian PETA Indonesia. Melansir dari halaman resmi Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman, dijelaskan bahwa ada beberapa hal yang melatar belakangi pembaruan PETA Indonesia ini. Salah satunya adalah perjanjian negara-negara yang langsung berbatasan dengan Indonesia.

Tertulis bahwa ada perjanjian antara perbatasan laut territorial yang sudah berlaku, yaitu antara Indonesia-Singapura di sisi barat dan sisi timur. Perjanjian batas ZEE Indonesia & Filipina yang sudah disepakati bersama juga sudah diklarifikasi sehingga dalam waktu yang tidak lama lagi akan berlaku. Lalu, apa saja perbedaan PETA baru dan PETA yang lama? Berikut poin-poin perbedaannya:

 

1. Batas antara Indonesia dengan Filipina di Laut Sulawesi

PETA terbaru meliputi perbatasan antara Indonesia dengan Filipina di Laut Sulawesi. Sebelumnya, ditandai dengan garis putus-putus, dan sekarang garisnya sudah menyatu. Hal itu disebabkan karena perjanjian ZTE, yaitu Zona Tangkap Ekslusif antara Indonesia dan Filipina sudah selesai.

 

2. Penggantian Nama Laut China Selatan jadi Laut Natuna Utara

PETA Lama bernama Laut China Selatan, sekarang di PETA baru Indonesia mempertegas wilayah yuridiksi nya dengan menamai laut di utara Kepulauan Natuna sebaga Laut Natuna Utara.

 

3. Perbatasan dengan Pulau

Di PETA yang sebelumnya, batas wilayah masih melengkung dan diberi ruang garis lurus untuk pulau milik Palau. Sekarang menjadi ditarik garis lurus dan ditutup sehingga menekan sampai sekitar 100 mil. Karena batas ZTE (Zona Tangkap Eksklusif) menjadi perairan Indonesia,  dua pulau sebelumnya Karang Helen dan Pulau Tobi diberi ruang 12 nautical mile (zona perairan).

 

4. Perbatasan di Selat Malaka

Lewat PETA baru, Indonesia juga mempertegas klaim di Selat Malaka. Jika sebelumnya ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) antara Indonesia dengan Malaysia belum rampung ditetapkan. Pada peta terbaru, Indonesia mengklaim ZEE lebih maju menekan ke daerah Malaysia.

 

5. Perbatasan antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia di Selat Riau

Perbedaan batas laut teritorial juga terjadi di Selat Riau. Pada PETA sebelumnya tidak ada zona perairan yaitu South Ledge dan Pedra Branca. Untuk PETA sekarang diberikan zona perairan. Pedra Branca sendiri milik Singapura, sedangkan South Ledge masih negosiasi antara Singapura dan Malaysia. Kedua wilayah itu diberikan alokasi wilayah selebar 500 meter.

Sumber: Brilio